GORESAN SEORANG AMATIR

Temukan harmoni dalam dirimu

Semakin tumbuh umurnya seseorang, maka rasa ingin tahunya mulai berkurang.

Mengetahui lebih jauh tentang Entrepreneur Thinking

Cara menjadi entrepreneur adalah dengan menggunakan prinsip "be like monkey"

Perbanyaklah ilmu, kelak itu semua akan menolongmu

Segala disiplin ilmu yang ada di dunia pasti akan bermuara ke kondisi khusus

Jangan mudah putus asa

Bila dirimu lelah, ambil wudhu, lalu sholat lah. kapan lagi berbisik ke bumi tapi didengar oleh langit

Mengenal lebih jauh tentang penulis

Alief Karunia, seorang yang selalu bertanya tentang kebenaran dan keberadaan. apakah eksistensi kita sudah memberi manfaat pada dunia lugu ini?

Sabtu, 13 Juni 2020

Malam Minggu

[Malam Minggu]


Tau kabar baik hari ini?
Bahwa langit masih elok dengan bulan sabit nya
Angin malam yg usaikan letihmu
Kilau cahaya pada atap langit
Atau kabar bahwa rupiah menguat di angka 13

Mungkin saja tidak
Atau mungkin kau sudah terbiasa
Kawan, kita hanya melihat apa yang menarik untuk kita
Meteor jatuh pun takkan terlihat jika kita tak tertarik tentangnya
Orang mulai abai dengan indahnya bintang di langit
Yang indahnya redup oleh remang lampu di perkotaan
Orang lebih asik menyaksikan gawai
Bias lampunya mungkin lebih bersinar dibanding pendar bulan

Mungkin ini bisa jadi justifikasi puisi Wira

Yang mengungkap
"Kelip bintang dan terang bulan terasa biasa,  entahlah mungkin mereka kalah meriah, oleh hatiku yang kian merekah"

Kamis, 11 Juni 2020

PeSoLO #1 (Menyingkap Kebenaran)

Selamat pagi malam senja para pembaca

Begitu banyaknya tekanan hidup, pertanyaan misterius yang terus menggentayangi pikiranku, hingga akhirnya sang penulis ingin membuat sebuah konten bernama PeSoLO yang berarti "Pemikiran Sok fiLosofis" 

Mengapa saya menamakan pemikiran sok filosofis? kita sendiri tahu bahwa filosofi secara etimologi terdiri dari kata filo dan sophia yang berarti pecinta kebijaksanaan, dengan catatan bahwa dengan mencintai sebuah kebijaksanaan bukan berarti apa yang saya tulis dan pikir itu bijak dan benar secara mutlak yaa. Misalnya saya mencintai dia "ada apanya" belum tentu saya ini orang yang ada apanya hahah.

Disini saya hanya memaksa akal saya agar tetap bekerja, agar ia sehat dengan terus diasah dengan pertanyaan-pertanyaan dasar dan sederhana tentang kehidupan ini. Apabila terdapat kekeliruan dalam tulisan dan pikiran saya tolong koreksi, karena hal yang sangat wajar untuk seorang manunsia untuk melakukan hal tersebut, namun jika jawaban yang saya paparkan keliatan benar, berarti itu hanya kebetulan saja atau mungkin pada masa ini dianggap benar dalam sudut pandang tertentu, bisa jadi pasca tulisan ini akan ada pemikiran-pemikiran baru yang dianggap lebih benar, jadi jikalau kebetulan benar berarti itu karena saya yang sok filosofis atau lebih tepatnya kebenaran sementara. Sudahi basa-basi, mari kita mulai!

Mari kita mulai pembahasan dengan quote berikut 

Semua yang kita dengar adalah opini bukan fakta, semua yang kita lihat adalah perspektif bukan kebenaran 
- Marcus Aurelius

Kalimat tersebut telah berlangsung begitu lamanya, semenjak Abad ke-2 M seorang kaisar sekaligus filsuf mengemukakan pendapatnya tentang kebenaran. Lantas apakah kebenaran itu? 

apakah kebenaran itu sesuatu yang bersifat menguntungkan? 
apakah kebenaran itu jelas bentuknya? 
apakah kebenaran itu bersifat tidak merugikan orang lain? 
atau apakah kebenaran itu bersifat netral, tidak merugikan dan tidak menguntungkan? 

tidak ada jawaban yang jelas, hingga sekarang pertanyaan tersebut hanya dipikirkan sebagian orang, dan sebagian besar lainnya melupakan atau mulai terbiasa melupakan apakah ada batasan dari kebenaran itu sendiri, mereka menjalani kehidupan ini dan tak pernah lagi berfikir apakah itu kebenaran. Bagaimana kah kebenaran absolut itu, apakah bersifat konkret? atau bersifat abstrak? 
Sekali lagi tidak ada jawaban yang mutlak, mungkin sebagai orang Indonesia kita bisa punya panutan sebagai landasan tentang apakah kebenaran itu sendiri, mungkin seorang aktivis yang meninggal di usia dini bisa menjadi landasan pemikiran kita terkait kebenaran

Kebenaran hanya ada di langit dan dunia hanyalah palsu dan palsu
- So Hok Gie

Sekali lagi, dari ungkapan beliau apakah akhirnya kita dapat mengetahui apa itu kebnaran?  kebenaran di dunia hanyalah palsu dan palsu. orang menganggap sesuatu benar apabila itu baik untuk dia, dan pada akhirnya semua bergantung selama hasrat dari manusia itu terpuaskan. 

Belum sampai disitu, Seorang sastrawan kita yang sudah cukup tua pun punya pandangan namun bukan tentang kebenaran, melainkan tentang opini dan fakta sebagaimana diungkapkan oleh Marcus Aurelius belasan abad sebelumnya. Bapak Sapardi Djoko Damono pun memiliki pandangan bahwa buku yang kita baca, berita, fakta, kolom opini yang kita baca semuanya adalah fiksi dan opini. mengapa demikian? karena pada dasarnya apa yang kita baca, apa yang kita dengar itu menurut sudut pandang sang narasumber, orang yang mengungkap hal tersebut. Contoh surat kabar dengan berita kebahagiaan. Mereka berkata bahwa seseorang yang bahagia menari di acara pesta itu karena mendapatkan kekasih baru, namun apakah benar ia menari karena itu. atau apakah benar ia menari? atau ia sedang bersedih? fakta atau opini apapun itu akan berubah dari sudut pandang masing-masing orang sehingga kembali lagi tolak ukur kebenaran hanyalah bersifat kesepakatan dan berlangsung sementara. Apa yang kita anggap benar saat ini belum tntu benar di masa depan. Kebenaran teruslah berevolusi dan sepertinya moral, etika, kebenaran akan terus tergerus dengan perubahan jaman.

Namun, setiap waktu saya selalu dihujani apakah kebenaran itu? argumen diatas menjadi salah satu faktor bagiku untuk menyingkap kebenaran yang bersembunyi dalam tirai abu-abu saat ini. Dalam pandanganku, apa yang tertulis maupun terucap oleh siapapun pastinya akan berubah menjadi sebuah opini. Baik yang diucapkannya adalah fakta maupun yang tersirat itu tetaplah sebuah opini, karena yang menulis dan mengucapnya adalah Manusia. Sumbernya dari akal manusia itu sendiri. Beda dengan Al-Kitab, Furqan atau biasa kita sebut kitab suci yaitu Al-Qur'an. Semua yang berada didalamnya berasal dari Tuhan itu sendiri sehingga tidak terdapat kekeliruan di dalamnya. Al-Quran turun sebagai kabar gembira dan peringatan akan adanya hari kebangkitan buat masnusia di bumi, khususnya orang Mukmin. Jadi, pada kesimpulan kali ini, sesuatu itu dianggap benar, jikalau hanya bersumber dari Tuhan. dan percayalah itu

Salam Goresan Amatir
11 Juni 2020
AKR



Senin, 01 Juni 2020

Sirna (Puisi Impresionis)

Sirna

Kerlap kelip menghibur langit
Di atas batu basah
Sepasang kekasih mengombak kasih
Telah luput daripadanya pematah janji

Sayup-sayup kebahagiaan menari dibawa angin
Desir anggur, air berenang hangat menyambut kazuya
Julia tersenyum elok melihat perahu kertas yang kokoh

Seorang gajah tiba
Ia berkaca
Ia bergumam
Ini luka siapa punya

Dalam sudut pandang kian meragu
Pada tempat berpijak yang kian merapuh
Selepasnya menanti samudra yang baru

Ini dia nirmala yang tersenyum
Itu dia semesta yang kita tunggu

Karya : AKR


             Kesan impresionis untuk
           Rawalangi Wedding Chapel

Jumat, 24 April 2020

Tukang Sulap



                                             
Tukang Sulap

Hati-hati dengan pesulap dengan sihirnya
Ia membuat hari mu yang biasa menjadi lebih berwarna
Hati-hati dengan pesulap dengan sihirnya
Ia membuat mu menjadi rupawan sekalipun dengan wajahmu yang buruk rupa
Hati-hati dengan pesulap dengan sihirnya
Ia tak akan membuatmu benci pada  waktu, sekalipun kau tengah menunggunya
Hey!
Hati-hati dengan pesulap dengan sihirnya cinta
Karena aku tlah tertipu olehnya

Makassar, 25 April 2020

Sabtu, 11 April 2020

[Urgent] Review Buku Confession Of an Economic Hitmen


Review Buku Confession Of Economic Hitman
Karya : John Perkins
Halaman : 278 halaman

Populasi penduduk di Amerika 3% dari keseluruhan, namun sumber daya yang dikonsumsi jauh melebihi 30% di dunia -John Perkins

Baik diriku maupun dirimu, tahu bahwa semenjak tumbangnya Uni Soviet pada tahun 1985, menyebabkan Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara Imperium yang sah menguasai dunia. Pencapaian tersebut tidak lain karena turut sertanya para Economic Hitman yang akan kita sebut sebagai EHM kedepannya, dan juga CIA dan invasi Amerika pada masa itu. Dimulai dari menghentikan efek domino dari komunisme yang disebarkan Uni Soviet, dengan menyebarkan paham kapialis di negara ketiga seperti Indonesia, Irak, Iran, dll melalui pergerakan impresif seorang EHM.
Buku ini berisi tentang seorang yang di-edukasi dengan baik oleh salah satu agen NSA untuk menjadikannya seorang EHM dimana tugasnya adalah membuat negara berutang kepada Amerika dengan iming-iming ekonomi makro, membangun industrialisasi, pembangkit listrik, bandar udara, pelabuhan dengan meyakinkannya akan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dan diyakinkan oleh ekonometri atau lebih sederhananya yaitu dengan statistik. Buku tersebut berisi kehidupan seorang bandit ekonomi yang menyadari dirinya salah, namun tak bisa berbuat apa-apa dan terus mencari alasan rasional tentang apa yang dibuatnya benar, namun hati nuraninya berkata bahwa ia ternyata salah. Menurut ku dia adalah seorang pengecut, yang menyadari bahwa dirinya pengecut. Namun, label pengecut itu segera sirna setelah mengakui dirinya kepada dunia bahwa ia adalah seorang pengecut melalui pengakuannya di buku yang ia tulis.

Kekayaan Amerika Serikat
Orang-orang intelektual tahu, Amerika Serikat adalah negara kapitalis, bahkan sekarang memiliki Bursa Saham tertinggi di dunia disusul oleh Jepang, China, Francis, dan negara maju yang lainnya. Sumber dari semua kekayaan itu tak lain dan tak bukan adalah hasil dari eksploitasi mereka terhadap negara berkembang dan negara terbelakang. Contohnya seperti ini, mereka mencari sumber daya manusia yang sangat murah, dinegara terbelakang dengan menjadikannya buruh yang dibayar sangat murah, sehingga margin dari produk yang dihasilkan sangatlah menguntungkan. Mereka memanfaatkan kaum-kaum proletar yang tidak memiliki uang untuk bekerja dengan upah minim dibanding tidak bekerja sama sekali.

Paham tersebut memang sangat bertentangan dengan paham Marxisme-Komunisme yang menyadari dengan sistem seperti itu hanya merentangkan jarak antara yang kaya dan miskin. Namun bukan berarti saya setuju dengan paham Karl Marx. Tapi kenyatannya, yang kerap terjadi dengan sistem kapitalis tersebut, mereka hanya membuat orang elite di puncak piramida akan semakin kaya, dan si miskin akan tetap berada di tempat paling bawah dalam hirarki piramida. Profesor pun tahu, ekonomi makro tidak terlalu berdampak pada orang miskin di pinggir jalanan sana, mereka tetaplah kelaparan dan orang kaya semakin menumpuk hartanya, mereka semua menutup mata akan fakta ini, agar terus membangun industri yang mencemar. Fakta lainnya yang tertulis dibuku pun terdapat 24.000 orang yang meninggal setiap harinya, sehingga data tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan buruh yang sangat murah. Terdapat satu fakta unik lainnya bahwa pada tahun 1990an Amerika menggelontarkan dana Trilyunan Dolar dalam setahun yang dimana jikalau dana tersebut digunakan dapat menutupi kebutuhan orang miskin dan kelaparan di dunia sana, sungguh sangat ironi.

Pekerjaan Para Economic Hitman

Para Economic Hitman telah diawasi oleh NSA (National Security Agency) sebelum menjadi seorang EHM, mereka dilihat dari kemampuannya dalam beradaptasi dengan situasi susah seperti John Perkins yang telah bisa hidup di hutan hujan di ekuador selama 3 tahun, bahkan dia didatangi oleh eksekutif tinggi perusahaan MAIN (perushaan swasta konsultan terkait analisis investasi) untuk menganalisa perkembangan ekonomi di ekuador di tahun ke 2 nya menjadi relawan di hutan andes dibawah organisasi nirlaba peace corps. Setelah menyelesaikan laporannya, dia secara sah direkrut oleh MAIN, dan semua itu bagaikan kebetulan yang terencana. Ketika bekerja di MAIN pun dia mendapatkan pelatihan intensif oleh seorang wanita berparas cantik bernama Claudine, yang langsung mengatakan bahwa sekali kau terlibat didalam sini, maka kau tak akan bisa keluar, kau akan menjalani kehidupan sebagai seorang EHM. Tugasmu adalah untuk membuat laporan palsu, untuk meyakinkan negara agar membuat surat obligasi (utang) dalam jangka besar, namun mereka tahu negara tersebut tidak akan dapat melunasi hutangnya sehingga negara yang terlilit utang akan patuh terhadap kepentingan Amerika, ditaklukkan secara imperialisme.

Cara yang digunakan untuk membuat laporan palsu adalah, dengan menggunakan pendekatan ekonometri, yaitu bidang studi yang menggabungkan ekonomi, matematika, dan statistik. Namun statistik berperan banyak dalam studi ini. Saya ingin memberitahu tentang bahaya nya statistik. Terdapat tiga kebohongan di dunia, yang pertama kebohongon goblok, kedua kebohongan cerdik dan yang terbesar adalah kebohongan statistik. Contoh kebohongan pertama adalah kebohongan yang sangat konkret, seperti seseorang yang telah memakan hamburger namun terdapat sisa daging di sela giginya dan mengatakan bahwa dia tidak memakan hamburger sebelumnya. Lalu kebohongan cerdik ialah kebohongan yang menghilangkan bahkan memalsukan barang buktinya. Seperti orang yang menjual sepeda motor danmengatakan sepeda motor ini baru, buktinya speedometer jarak yang ditempuh masih sekitar 50KM padahal, sebelum dia menjual motor tersebut, motornya diganti speedometernya dan dipollish agar kelihatan seperti baru. Namun dengan statistik, orang dapat mengubah bentuk kebohongan menjadi kebenaran yang sah, contohnya orang yang menjual motor harley berumur 1 tahun sejatinya adalah motor bekas. Namun dengan membuat qusioner terhadap user motor harley, namun karena keunikannya dan diferensiasinya orang-orang mengisi dan menganggap bahwa motor harley yang berusia 1 tahun masih tergolong baru, sehingga dengan membuat analisa statistik tersebut orang-orang menanggap motor tersebut baru padahal tidak. Itulah bahayanya statistik, mengaburkan pandangan natara mana yang benar mana yang salah.

Para EHM pun ditargetkan untuk mengeksploitasi negara yang sumber dayanya berlimpah, apalagi tentang minyak. Indonesia adalah target pertama Amerika di Asia Tenggara demi mencegah efek domino dari komunisme dan juga untuk menyelamtkan Indonesia dari keterpurukan ekonomi, padahal hanya ingin mengeksploitasi. Usaha tersebut pun berhasil dengan mengatakan pertumbuhan listrik pertahun selama 25 tahun kedepan akan meningkat 19% tiap tahunnya den berhenti di angka sekitar 15% di tahun 20-an. Namun faktanya pembangkit listrik yang dibangun di Indonesia 60% lebih mahal daripada di filipina dan 200% lebih tidak efisien dibanding dengan yang ada di Amerika. Investasi tersebut hanya membuat kantong elite politik di Indonesia semakin kaya, dan membiarkan Amerika semakin berkuasa dan kaya dengan sistem kapitalisnya. Sekali lagi, dengan sistem tersebut mereka mendapatkan sumber daya manusia dengan upah yang sangat minimum, yang notabenenya sama dengan istilah budak namun secara halus disamarkan dengan kata buruh.

Para EHM juga dibuat tutup mata, terkait impact-impact terkait budaya, lingkungan, dan sosial. Mereka menetapkan bahwa investasi tersebut layak dan tidak mempertimbangkan akibat lingkungan yang mebuat lokasi sekitar industri semakin merusak alam, memudarkan budaya, dan mengurangi interaksi sosial. Para EHM hanya bisa diam dan disogok dengan jumlah uang yang begitu besar dengan insentif yang besar pula. Para EHM tidak dipekerjakan oleh pemerintah, namun oleh perusahaan swasta, agar ketika terjerat kasus, pemerintah tidak akan menanggung bebannya. Sang penulis John Perkins pun setelah pensiun dari EHM walau sempat berfikir bahwa akan ada org yang lebih buruk dari dia kalau dia meninggalkan EHM, dia sempat membuat perusahaan energi dengan mempertimbangkan dampak lingkungan sekitar, mengolah limbah untuk menjadi sumber bahan bakar, namun kesuksesannya dalam membuat perusahaan dibantu oleh jasanya sebagai seorang EHM dulu, bahkan perusahaan yang dibuat dibebaskan dari pajak agar tidak membocorkan rahasia pemerintah sebagai EHM. Pada akhirnya perusahaan yang dibuatnya pun dijual karena ditawarkan kerja sebagai konsultan EHM lagi, setelah menjual perusahaan, John Perkins juga membuat organisasi nirlaba untuk membantu para-para korban dari (corporactoracy) yakni kekuasaan global, bank dunia, korporasi, dan pemerintah. Di tengah keaktifannya di organisasi tersebut John Perkins tetap melanjutkan bukunya namun behenti karena disuap dan diancam oleh para bosnya. Tentunya sebagai manusia biasa dia takut diancam dan menerima suap yang begitu besar.

Jika Para EHM Gagal

Tak jarang para EHM gagal dalam menjalankan misinya, contohnya di Iran, Irak, Ekuador, dan Panama. Iran adalah negara yang cermat membaca pergerakan corporactoracy Amerika dalam melibatkan utang yang tak mungkin dibayar sehingga Iran dapat dengan cerdik menghindari pergerakan Amerika. Panama dibawah kepemimpinan karismatik dan merakyat nya Omar Terrijos pun menghindari Globalisasi kapitalis Amerika, dengan tidak beralih ke komunis namun tidak melawan ke Amerika Serikat juga. Ekuador dibawah kepemimpinan Presiden pertama Jaime Roldos yang menyadari bahwa Amerika adalah sumber kemelaratan ekuador, yang membuat ekuador bergantung penghasilan oleh minyak bumi, bahkan 3% orang di Ekuador memiliki tanah sebanyak 70% yang ada. Itu semua karena sistem corporactoracy yang dibuat oleh Amerika Serikat. Juga Iran dibawah pimpinan Saddam Husain yang membuat Amerika gagal mendapatkan sumber minyak yang bahkan lebih banyak daripada stok yang dimiliki oleh Arab Saudi, juga Venezuela.

Para Jackal atau orang suruhan CIA lah yang bergerak dalam memerangi mereka yang menolak tawaran EHM, mereka semua akan mati dalam konspirasi atau asasinasi oleh rencana yang dibuat oleh CIA. CIA adalah ancaman nyata yang eksistensinya tidak semata dongeng anak-anak atau cerita di Holoywood. Mereka adalah orang yang bergerak dibalik pemerintah yang menolak kemauan Amerika Serikat. John Perkins pernah mendapatkan berkas CIA selama menjadi EHM di MAIN, rencana untuk menggulingkan kepemerintahan Mossadegh di Iran dan digantikan oleh pemimpin diktator shah Iran yang baru, dimana dia adalah Boneka Amerika dan saya baru mengetahuinya setelah membaca buku ini. Juga Omar Terrijos yang meninggal dalam pesawat dalam perjalanannya menuju kediamannya setelah menolak EHM, Jaime Roldos pun mengalami hal serupa. Hidup itu menyedihkan, karena kebenaran selalu berjalan dengan kematian. Bagiku mereka tidak kalah, justru mereka menang ketika mereka kalah. Orang-orang membuka mata terhadap kekejaman yang dilakukan oleh Amerika Serikat, tidak mungkin dalam satu tahun 2 pemimpin meninggal dalam kecelakaan yang serupa.

Apa Yang Dapat Kita Lakukan  ?

Langkah yang benar yang diambil oleh seorang John Perkins untuk mengungkapkan kepada dunia terkait EHM dan corporactoracy dengan pengakuannya. Dunia telah dibuat gempar oleh buku yang ditulis olehnya. Namun lebih anehnya lagi, buku tersebut terbit di Amerika Serikat itu sendiri. Saya yakin bahwa masih terdapat banyak rahasia yang tidak bisa diungkapkan oleh beliau, bahkan mungkin terdapat pesan tersirat atau kalimat yang tidak harus kita telan mentah-mentah. Seperti IMF dan Bank Dunia, dari narasi ceritanya dia mengatakan bahwa IMF dan Bank Dunia tersirat adalah teroris ekonomi, sebagai channel untuk memberi persetujuan peminjaman internasional kepada negara yang bersangkutan. Namun ditulis dalam kesimpulan IMF adalah orang baik, namun menurutku tidak hahah.
Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai rakyat yang menentang hal itu? Saya sendiri telah menonton solusi yang ditawarkan oleh John Perkins pada sesi seminarnya dalam TedTalk di web berikut


Solusi pertama ialah, transparansi. Sekarang transparansi sangatlah mudah, apalagi dengan berkembangnya teknologi informasi. Demokrasi sangat bergantung dengan transparansi agar rakyat sadar kebijakan pemerintah betul-betul berorientasi kepada masyarakat, tak peduli kalangan atas maupun kalangan bawah. Search it, and spread. Look after story behind story, trnasparency. Itulah kata yang dikatakan oleh John Perkins

Solusi kedua adalah buatlah suatu komintas atau bergabunglah kesuatu komunitas yang dapat ber-impact terhadap peraturan daerah, seperti LSM atau yang lainnya. Dengan begitu, mereka akan mempertimbangkan teknologi mutakhir yang membuat perusahaan tidak semena-mena dalam mencemarkan polusi

Solusi Ketiga ialah dengan membuat korporasi sadar, bahwa mereka harus membuat dan membangun public interest. Sederhanya, ini seperti CSR. Kata John Perkins, teruslah mention, mengirim email, buat korporasi membangun kehidupan di sekitarnya, buat mereka membayar pekerja dengan upah yang layak, buatlah ekosistem yang win0win solution dengan masyarakat pungkas Pria Mantan EHM itu. Tidak harus beralih ke komunis, dengan sistem kapitalis yang terus berevolusi tersebut kita bisa menciptakan dan mengurangi kesengsaraan yang ada di bumi

Bonus dari saya, solusi yang saya tawarkan adalah terlibatlah dalam pemangku kepentingan negara, jadilah orang besar yang dapat memengaruhi sistem pengambilan keputusan Indonesia. Masuk didalamnya dan ubah dari dalam. Tapi ingatlah, jangan sendirian karena kamu akan tergerus oleh godaan hutang, uang dan rasa takut. Buatlah lingkaran pertemanan agent of change. Menurutku, fungsi Agent of Change terlalu berat jika hanya difokuskan ke mahasiswa, kita sebagai insan dewasa dengan kematangan berpikir dan bernalar seyogianya dapat mengubah negara kita ke arah yang lebih baik

Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan, Sekian SALAM GORESAN AMATIR

AKR
Makassar, 12 April 2020

Selasa, 07 April 2020

Akhir Hidup

Kenyataannya, kita tahu bahwa akhir hidup itu menyedihkan

Dimana kebenaran selalu beriringan dengan kematian

Konsistensi keburukan akan selalu berlindung dibalik naungan kekuasaan

Keserakahan berteman akrab dengan kekayaan

Pada akhirnya kita hanya akan tahu bahwa kita tidak tahu apa apa

Orang yang paling bijak menyadari bahwa tidak ada akan pernah ada manusia yang adil

Orang-orang miskin akan selamanya tetap miskin

Orang-orang kaya tidak akan pernah hilang kekayaannya

Kita selalu menciptakan solusi dan masalah baru

Kita adalah pembuat onar!

Sungguh menyedihkan,  melihat akhir hidup kita yang menyedihkan.

Apa kah arti hidup kita sebenarnya? Manusia hanyalah hewan yang berpikir dengan segala kekurangan yang dimilikinya. Tidak ada yang patut disombongkan melainkan menjadi hamba yang patuh kepada-Nya.

Pada akhirnya,  kita bukanlah apa-apa

AKR
7 April 2020

Sabtu, 04 April 2020

Apakah Ini Alam Bawah Sadar Saya?

" Segala sesuatu yg sadar apabila menghilang akan bersatu menuju alam bawah sadar" - Sigmund Freud

Faktanya,  sebagian kecil dari manusia adalah alam sadarnya,  ibarat analogi teori gunung es, sebagian besar yang tersingkap baik itu sikap dan pikiran pada manusia itu berada di alam bawah sadar. Namun kita sendiri yang menyimpannya dalam-dalam ke alam bawah sadar agar tidak menerobos masuk ke alam sadar kita. Katanya,  bahwa semakin banyak hal buruk atau kenangan buruk yang kita simpan di alam bawah sadar,  semakin tidak baik terhadap kesehatan jiwa kita sendiri.  Karena memori buruk itu ibarat luka yang sukar untuk sembuh,  namum kita mencoba menghilangkannya dengan lupa dan menaruhnya dalam-dalam ke alam bawah sadar. Semakin banyak memori buruk yang kita simpan,  suatu waktu alam bawah sadar akan terus memberontak dan menerobos menuju alam sadar kita--- dan itu sangat tidak baik untuk kesehatan jiwa. Makanya dlu sigmund freud membuka terapi,  dengan menyuruh pasien untuk menelusuri alam bawah sadar mereka dan menerina dgn ikhlas memorinya,  mengingat dengan jelas detailnya,  hingga pasiennya sudah tidak merasakan sakit sama sekali. 

Baru-baru ini pun saya mimpi,  secara teori bahwa mimpi pun salah satu pintu alam bawah sadar yg selalu memberontak masuk ke alam sadar. Lebih uniknya lagi,  apa yang saya mimpikan masih bisa saya ingat secara gamblang di pikiran saya ketika terbangun. Bahkan saya menulis isi pikiran saya ketika terbangun, apakah ini hal yang bagus atau hal yang buruk? mungkin inilah rasanya mendapat inspirasi dari mimpi,  atau alam bawah sadar saya menunjukkan kepadaku puisi yg sangat ingin kutulis namun telah kulupakan. Jadi saya mulai berpikir,  apakah alam bawah sadar baik untuk disusuri? 

Ada dua kasus alam bawah sadar yang saya tahu yang bisa kita ambil pelajaran darinya. 

Kasus pertama adalah seorang anak yang belum mampu menahan pikirannya, contohnya adalah saya sendiri sewaktu masih kecil, waktu berkunjung ke rumah mantan pejuang di kota bandung. Orang tuaku pernah berkata kakinya hilang satu, tp jgn tanya kakinya hilang kemana,  karena gak sopan bertanya begitu ke orang yg baru dikenal. Akhirnya sayapun menaruhnya ke alam bawah sadar saya agar saya tidak mengeluarkannya ketika berbicara dengan mantan pejuang itu. Namun namanya juga masih anak-anak,  ketika saya bertemu sang pejuang saya malah keceplosan bertanya "ih dimana satu kaki ta?" inilah salah satu contoh,  apabila kita menaruh sesuatu di alam bawah sadar, hati saya secara tidak sabaran ingin mengeluarkan itu dengan rasa begitu gelisah,   dan itupun baru satu hal yang tersimpan di alam bawah sadar ketika kecil. Namun, di jaman 18-19 Masehi para seniman francis malah tertarik untuk mendalami alam bawah sadar,  karena disitulah letak seninya. Mereka melukis dan menulis sesuatu dengan tanpa berpikir,  karena seni sesungguhnya itu seperti ilham,  yang datang dengan sendirinya. Sebagian besar hal-hal kreatif yang berhubungan dengan alam ide dan common sense pun rata-rata didapatkan dalam alam bawah sadar sehingga alam paling kreatif adalah alam bawah sadar. 

Namun, apabila kita dapat mengontrol dengan bebas alam bawah sadar kita, hal itu juga perlu diiringi oleh agama,  yaitu penentu kebijakan. Karena alam bawah sadar itu liar,  apalagi dalam hal hawa nafsu,  kalau kita membiarkan alam bawah sadar kita menstimulus, untuk menyukai seseorang lalu menghalalkan segala cara untuk melakukan hal yg tidak terpuji? Disitulah akal kita berperan sebagai penyaring dalam hal moral,  etika, dan agama. Otak kita mengkaji secara aksiologi tentang kualitas nilai abstrak yang telah kita tahu. 

Mungkin ini saja yang ingin kutulis,  apakah salah satu dari pembaca juga pernah mengalami,  bahkan sudah bisa mengontrol alam bawah sadar sendiri?

Mohon maaf apabila kekurangan,  karena itu semua dari saya,  sekian~

Salam goresan amatir
AKR
5 April 2020