GORESAN SEORANG AMATIR

Temukan harmoni dalam dirimu

Semakin tumbuh umurnya seseorang, maka rasa ingin tahunya mulai berkurang.

Mengetahui lebih jauh tentang Entrepreneur Thinking

Cara menjadi entrepreneur adalah dengan menggunakan prinsip "be like monkey"

Perbanyaklah ilmu, kelak itu semua akan menolongmu

Segala disiplin ilmu yang ada di dunia pasti akan bermuara ke kondisi khusus

Jangan mudah putus asa

Bila dirimu lelah, ambil wudhu, lalu sholat lah. kapan lagi berbisik ke bumi tapi didengar oleh langit

Mengenal lebih jauh tentang penulis

Alief Karunia, seorang yang selalu bertanya tentang kebenaran dan keberadaan. apakah eksistensi kita sudah memberi manfaat pada dunia lugu ini?

Jumat, 11 September 2020

Sejauh Manakah Cakrawala Etika Kita?

 Sejauh manakah cakrawala etika kita? ujung-ujungnya permasalahan ini kembali kepada pertanyaan tentang identitas. Apakah manusia itu? dan siapakah aku? jika aku hanya diriku --- badan yang sedang duduk dan menulis ini --- maka aku adalah sekadar suatu ciptaan tanpa harapan. Dalam penegertian yang luas. Namun, aku memiliki sebuah identitas yang lebih mendalam ketimbang sekadar badanku dan masa hidupku yang singkat di bumi ini. Aku adalah bagian dari --- aku juga mengambil bagian dalam --- sesuatu yang lebih besar dan lebih berkuasa ketimbang diriku sendiri.

    Jika aku dapat memilih antara mati saat ini, tapi dengan jaminan bahwa umat manusia akan terus lestari ribuan tahun ke depan, atau hidup dalam kondisi sehat sampai umurku seratus tahun, lalu seluruh kemanusiaan ikut mati bersamaku --- maka aku tidak akan ragu-ragu dengan pilihanku. Aku pasti akan memilih mati saat ini juga --- dan tidak sebagai korban, melainkan karena sebagian dari apa yang aku anggap sebagai "aku" mewakili keseluruhan umat manusia. Dan aku takut kehilangan bagian dari diriku ini. Hanya sekadar pikiran bahwa itu dapat terjadi, sudah membuatku ketakutan setengah mati. Aku lebih khawatir akan umat manusia yang akan musnah dalam waktu seratus atau seribu tahun ketimbang badanku sendiri yang akan hancur terurai --- hal ini, toh sudah pasti akan terjadi pada suatu hari.

    Lagi pula dalam hal ini aku berpikir sebagai wakil dari keseluruhan planet tempat hidupku. Itu semua menjadi aku. Aku peduli dengan nasib planet ini karena aku takut kehilangan bagian inti terdalam dari jati diriku.


                                                                    Gambar 1.1 Dunia Anna ( Sumber Google)

Diambil dari buku

Dunia Anna - Jostein Gaarder

Rabu, 02 September 2020

Bila Aku Tak Lagi Bisa Jatuh Cinta

 Bila aku tak lagi bisa jatuh cinta

2 September 2020


Aku rasa semakin hari afektifku semakin mati, mati rasa. Aku tak merasakan apa apa tentang perasaan


Mungkin karena aku yg trauma tentang cinta

Sangat mungkin bahwa aku i love u phobia

Kini aku takut lagi untuk mencinta, sehingga melupa apa itu cinta


Semakin hari pikiranku dipenuhi, akankah kelak aku bisa membahagiakan istriku?


Akankah istriku masih mencintaiku, dengan perubahan diriku?


Apakah aku bisa mempercayai manusia (walau keluarga) hingga akhir?


Kurasa saat ini tidak. Aku tidak merasa untuk bisa mencintai seseorang lagi

Tolong buat kamu yg membaca ini nanti, bantu lah aku untuk jatuh cinta lagi


Tapi bukan ke dirimu, melainkan orang selainmu. Karena aku tidak ingin kau mengenalku, lalu dicintaiku, dan meninggalkanku.


Dariku yang pernah dan takut lagi patah hati

Dariku yang takut ditinggali

Dariku yang tak yakin bisa membahagiai