GORESAN SEORANG AMATIR

Minggu, 05 Maret 2017

Berpikir Out Of The Box

THINK SMART
THINK DIFFERENT
THINK OUT OF THE BOX
itulah prinsip yang kupegang setelah berguru kepada seseorang..

Waktu demi waktu berlalu, zaman sekarang sudah seharusnya kita untuk tidak terfokus pada satu hal yang berulang-ulang. Sekarang sudah bukan waktunya lagi kita ketinggalan jaman, sekarang sudah bukan waktunya lagi melakukan hal yang monoton. Ada satu hal yang wajib kita miliki dalam berpikir pada zaman sekarang, yaitu berpikir OUT OF THE BOX. Disini saya akan memberikan salah satu kisah yang membuat otak anda berubah mindset agar menjadi lebih OUT OF THE BOX.



      Kisah ini bercerita tentang wirausaha, dimana sebuah perusahaan melakukan tes terhadap 3 calon staff penjual barunya.  Tesnya unik, yaitu menjual sisir di kompleks Biara Shaolin. Tentu saja, ini cukup unik karena para Biksu di sana semuanya gundul & tak butuh sisir. Akhirnya staff pertama pun melakukan penjualan sisir di kompleks biara shaolin, tapi alhasil dia sangat kesulitan karna hanya dapat menjual 1 sisir, dan itupun juga karena ada shaolin yang merasa iba kepadanya. Tapi, tidak dengan calon kedua. Ia berhasil menjual 10 sisir, ia tidak menawarkan kepada para Biksu, tetapi kepada para turis yg ada di kompleks itu, mengingat angin di sana memang besar sehingga sering membuat rambut jadi berantakan. Lalu bagaimana dengan staff ketiga?, ia berhasil menjual 500 sisir, Caranya..?  Ia menemui kepala Biara, lalu meyakinkan bahwa sisir ini bisa jadi suvenir bagus jika kepala Biara bisa membubuhkan tanda tangan dan lambang khas seorang biksu di atas sisir-sisir itu & menjadikannya suvenir para turis untuk kompleks biara tersebut. Sang kepala Biara pun setuju.



selalu berkarya
       Apa yang  sering   dianggap   orang  sebagai  penghambat terbesar karier mereka? bukankah banyak orang seringkali menyalahkan keadaan? dan inilah yg membuat calon pertama gagal. Sementara calon kedua, sudah berani berpikir di luar kotak. Namun ia masih terpaku pada fungsi sisir yg hanya sebagai alat merapikan rambut. Tapi calon ketiga tidak hanya berani berpikir bahwa sisir bukan hanya alat merapikan rambut, melainkan bisa menjadi suvenir. Intisarinya: Bahwa kita tdk bisa mengatur situasi seperti yg kita kehendaki. Namun, kita bisa mengerahkan daya imajinasi & kreativitas kita untuk mencari solusi. Seringkali hambatan merupakan titik kecil yang menghalangi mata kita, sehingga kita tdk bisa melihat bangunan yang besar di depan kita yang merupakan cita-cita atau solusi yg kita tuju. Nah sobat, Mari kita berpikir keluar dari kotak, bergeser dari zona nyaman, berjalan terus & bersahabat dengan masalah & tantangan. Kita harus berani bertindak, karena di setiap gerakan kita pasti selalu ada berkah sekecil apapun itu. SALAM KREATIF!!!

1 komentar:

  1. out of the box, mungkin akan lebih baik jika "there is no box"hehe. ditunggu tulisan keren lainnya bang!

    BalasHapus