GORESAN SEORANG AMATIR

Temukan harmoni dalam dirimu

Semakin tumbuh umurnya seseorang, maka rasa ingin tahunya mulai berkurang.

Mengetahui lebih jauh tentang Entrepreneur Thinking

Cara menjadi entrepreneur adalah dengan menggunakan prinsip "be like monkey"

Perbanyaklah ilmu, kelak itu semua akan menolongmu

Segala disiplin ilmu yang ada di dunia pasti akan bermuara ke kondisi khusus

Jangan mudah putus asa

Bila dirimu lelah, ambil wudhu, lalu sholat lah. kapan lagi berbisik ke bumi tapi didengar oleh langit

Mengenal lebih jauh tentang penulis

Alief Karunia, seorang yang selalu bertanya tentang kebenaran dan keberadaan. apakah eksistensi kita sudah memberi manfaat pada dunia lugu ini?

Kamis, 09 Januari 2020

Takalar-Makassar

Assalamualaikum agang-agang yang mungkin sekarang memiliki nasib yg hampir serupa denganku.

Di kesempatan yang sempit ini saya hanya mau berbagi info yang mungkin suatu saat nanti kalian rasakan. Terkait moda transportasi antar daerah, yaitu takalar-gowa-makassar. Semoga kalian yang bingung dan mencari info menemukan jawaban di blog saya ini.

Mari saja kita menelusup langsung ke intinya. Bahwa buat kalian yang ingin pergi ke makassar dari takalar, anda bisa mencari pete2 di sekitar tugu jagung takalar. Disana sudah banyak pete2 yang stand by, singgah untuk menunggu kita yg akan berangkat ke Makassar. Bahkan di jalan poros takalar sekitar kantor dprd, anda juga dapat menemukan banyak pete2 yang lewat untuk pergi ke makassar. Tarifnya sendiri adalah 15.000 yang paling mahal. Jangan mau ditipu, karrna harga 15.000 lah patokan harga termahal jikalau kita turun ke kota makassar.


Terima kasih, saya hanya berbagi informasi, salam literasi

Selasa, 07 Januari 2020

LANGKAH-LANGKAH MENULIS PUISI

Langkah pertama:
Duduklah.

Langkah kedua:
Duduklah dengan tenang.

Langkah ketiga:
Duduklah dengan tenang di atas batu.

Langkah keempat:
Duduklah dengan tenang di atas batu yang kelak akan menjadi batu nisanmu.

Langkah kelima:
Duduklah dengan tenang di atas batu yang kelak akan menjadi batu nisanmu sambil membaca.

Langkah keenam:
Duduklah dengan tenang di atas batu yang kelak akan menjadi batu nisanmu sambil membaca.
Pramoedya Ananta Toer “Hidup sungguh sederhana. Yang hebat hanya tafsirannya.”


Joko Pinurbo, 2017

Selasa, 31 Desember 2019

Puisi Tahun Baru





Puisi Tahun Baru

Diam
adalah tempat yg paling sulit untuk dicari
Senandung huru hara
Sangat mudah untuk ditemui
Hatiku kelabu
Menunggu sisa tahun yang akan jatuh
Hati terus menderu menutup buku hati yang tak diisi oleh dia yang rindu

Bersiap untuk tanggal tanggal muda  akan merekah
Yang kiranya bisa menghibur hatiku yang kian meriah

Tarian kembang api menyusuri gelap
Kelip bintang hanya sekadar pajangan
Gelap dan sunyi menjadi tempat ternyaman
Coba berhenti dan tutupi kenangan


Lorong hatiku, bersiaplah
Mari Melangkah,
Mengalah
Kan
Hal buruk yg dipasrah





Rabu, 20 November 2019

Data pendukung ujicoba user terhadap produk

bismillaah,
detik demi detik
hari demi hari
minggu demi minggu
waktu memang begitu cepat berlalu

Tidak terasa bahwa hari ini adalah 3 minggu setelah fase bootcamp. Begitu banyak ilmu dan wawasan yang disampaikan oleh kakak pemateri tentang validasi produk dan membuat prototipe yang baik. Semua ide yang lewat selama bootcamp dan pra-bootcamp sangat lah menarik, tak ada satupun dari tim kami yang kami lewatkan, yang pada akhirnya bermuara pada satu hal yaitu "ide hanyalah sebagian kecil, yang terpenting adalah aksi". Sehingga kami segenap anggota tim melakukan riset terkait prototipe dan tak lupa juga kami mengerjakan tugas ketika bootcamp kemarin yaitu lean canvas, atau pada umumnya orang-orang mengenal dengan nama business model canvas. 

Tentunya dalam membuat prototipe dibutuhkan elemen-elemen apa saja yang dibutuhkan oleh user. Sebab itu, tim kami melakukan survey kecil kecilan dalam upaya memperbaiki prototipe yang telah ada. Survey pertama kita adalah survey dengan user langsung yang bernama Adi, adi adalah seorang mahasiswa yang punya intelektual tinggi, sehingga dia merasa prototipe yang telah dibuat sudah bagus dan sederhana. Saran dari dia hanyalah melengkapi daftar sayuran di buah yang ada di dalam prototipe kami.

Survey kedua adalah pada saat pra-bootcamp yang diadakan di nipah, berbeda dengan Adi yang menyukai desain simpel, di moment ini orang-orang mengatakan prototipe kami masih terlalu sederhana, kurang menarik, dan seharusnya menambah fitur lain lagi. Setelah tahap itu kami memperbaiki desain kami dari segi warna dan penempatan teks.


Gambar.1 Desain awal

Survey ketiga adalah kami melakukan riset di whatsapp, dengan mengirimkan link prototipe ke orang terdekat dan menunggu komen mereka. Masih terdapat juga komplain pada prototipe kami yaitu : jangan menggunakan istilah pertanian yang khayalak rakyat umum tidak tahu, gunakanlah istilah  yang umum saja seperti sayur segar atau buah segar, lalu desain kurang menarik, gambar jangan seperti kayak ambil dari google, menambahkan transfer via atm juga.





















Setelah survey tersebut, kami melakukan adjustment lagi, dan memperbaiki prototipe dan produk sebisa kami. Pada akhirnya akan berpenampilan seperti gambar dibawah ini.

Gambar 2 hasil evaluasi dan adjustment

Sekian bukti validasi produk dari tim sayurta, kurang lebih mohon dimaafkan. Juga, kami beru menemukan hacker pada tahap pra-Bootcamp sehinngga kita berusaha semaksimal mungkin untuk produk kami. our beloved para juri, terima kasih.

mari sebarkan virus literasi

Makassar, 20 November 2019

Jumat, 08 November 2019

Review Buku Catatan Seorang Guru

Selamat pagi dan salam sejahtera buat penghuni blog ini

Buku yang akan saya review kali ini mungkin lebih bersifat tendensius, karena saya sendiri kenal dan pernah berinteraksi langsung dengan penulis bukunya hehe, mari kita mulai

Setiap guru memiliki cara mengajarnya masing-masing agar tetap diingat  oleh anak didiknya. Tak terkecuali Ustad Andriono, satu hal yang saya suka dari beliau adalah kekonsistenan-nya dalam mengajar, dimana beliau selalu menyelipkan kisah-kisah inspiratif mulai dari budaya lokal maupun luar negeri. Mungkin beliau bisa memiliki banyak wawasan dan pengetahuan karena sangat sering membaca dan berkunjung ke luar negeri (Negeri Paman Sam&Sungai Han) sehingga memiliki perspektif yang luas tentang dunia ini. Bagiku beliau bukan cuman guru bahasa Inggris, melainkan juga guru kehidupan.

Foto bersama Ustad Andriono di Pantai Losari, Makassar

Sesuai judul bukunya "Catatan Seorang Guru Indonesia" karya Mr. Andriono Kurniawan, ialah berisi hampir 80% tentang pengalaman hidup beliau, mulai dari persepsi nya bagaimana seorang guru mengajar, tentang akidah dan islam, tentang pengalaman lucu dan uniknya di mancanegara beserta budayanya, tentang ulama, tentang hukum, tentang keadilan, tentang DPR, tentang perjuangan, tentang bangsa ini, dan masih banyak lagi catatan beliau yang nikmat untuk dibaca. tak lupa juga setiap cerita terkadang diselingi nasehat dan kisah-kisah mulai dari Alexander Fleming, menanam rumput, hingga Umar Bin Khattab yang semuanya adalah kisah nyata. 

Saya merasa diajar lagi walau berada di tempat yang berbeda dalam waktu yang sama, wawasan saya lebih terbuka dan ter-animo untuk berbuat baik, yang bermanfaat untuk orang sekitar. Sekiranya banyak hal yang bisa ditangkap dan dijadikan pelajaran untuk para pembaca bukunya. Kita dapat melihat sudut pandang yang luas terkait negeri dan bangsa ini, betapa dirugikannya umat muslim terkait keputusan MK di periode sebelumnya. Apa kebijakan terbaik yang harus kita ambil sebagai muslim Indonesia.

Teringat dengan salah satu komentar di buku ini yang mengatakan, hati-hatilah dalam membaca karya beliau, sebab banyak magis dalam serangkaian kata, hati-hatilah dalam membaca, sebab sekali membaca tidak mau rasanya menunda-nunda. Ya, itu sangat betul adanya dan saya hanya membutuhkan 3 hari untuk menamatkan buku sebanyak 273 halaman tersebut, banyak hikmah yang dapat diambil, bagaimana kita menjadi muslim yang baik. saya ingat perkataan Ustad di waktu itu, bahwa setidaknya akan ada 4 buku  lagi karangan ustad sebelum tutup usia, dan saya pasti akan menantikan hal tersebut.

"Hati-hati dengan hatimu, karena itu akan menjadi tindakanmu. Hati-hati dengan tindakanmu, karena itu kan menjadi kebiasaanmu. Hati-hati dengan kebiasaanmu, karena itu akan menjadi karaktermu. Hati-hati dengan karaktermu, karena itu kan jadi masa depanmu" the best quote in this book so far. Tetap semangat dan terus menginspirasi, Ustad Andri.

Makassar, 9 November 2019



Selasa, 29 Oktober 2019

Bukti Validasi Masalah Customer&User

Selasa, 29 Oktober 2019

Senin baru saja berlalu, selasa sudah beranjak, hari ini saya melakukan short trip dari Makassar-Malino untuk mewawancarai para petani yang tim kami duga memiliki masalah yang major. Dimana kami yakin bahwa petani (customer) dari tim kami pastinya memiliki masalah. 

Seperti yang kita ketahui pada umumnya, jangan pernah menemukan solusi terlebih dahulu, karena tiap solusi belum pasti memiliki problem. Sebaiknya, kita harus fokus terhadap customer, yang memiliki problem, dimana problem tersebutlah kita harus mencari solusinya. Atas dasar hal tersebut kami memfokuskan diri, apakah memang probem yang kami duga itu memang ternyata benar? atau itu hanya perkiraan yang tak nyata? 

Sir Khaerul Umam pernah menjelaskan di sebuah forum dalam kelas, bahwa kita bisa memvalidasi masalah dengan dua cara, yaitu uji masalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, dan uji masalah kuantitatif dengan cara yang begitu banyak seperti landing page, kuesioner, dll. Dimana setelah adanya uji masalah itu kita bisa mengetahui specific problem statement dan specific customer statement

Dalam Kasus kami, kami memiliki banyak customer, yaitu para petani, ibu rumah tangga, dan remaja yang tinggal sendirian (kos-kosan). setelah mengetahui cusstomer yang specific tersebut kami akhirnya mengambil sampel petani dan melakukan wawancara ke beberapa petani di Malino tepatnya di kelurahan pattapang. akan kami jabarkan hasil wawancara di bawah

1. Petani dengan profit sedikit & hasil penjualan tidak laku (Uji Masalah Kualitatif)


petani cabe

Di hari Selasa, 29 Oktober 2019 ini saya pergi ke Kelurahan Pattapang, Malino. Ya, untuk memvalidasi masalah yang kami duga. Kebetulan pada hari itu terdapat perkumpulan para petani, yang dilakukan oleh pak camat dalam 3 bulan sekali. Saya berhasil mewawancarai berbagai macam petani mulai dari petani strawberry, wortel, cabe, Daun Bawang, Kentang, tomat, dan Kol.

Para petani tersebut memang sudah lama menjadi petani, semuanya sudah menjadi petani selama puluhan tahun dan bahkan ada yang dari SD sejak tahun 70an. Setiap hasil komoditi terdapat berbagai macam masa panen, tergantung dari sayur atau buahnya, yang paling lama adalah panen setelah 4 bulan yaitu kol dan yang paling cepat adalah cabe selama 2 minggu. Saya melakukan wawancara secara mendalam yang memakan waktu sekitar 18 menit tiap petani yang saya wawancarai. Dari hasil wawancara yang saya dapatkan, ternyata masalah yang didapatkan petani lebih banyak dari yang kita duga, dan masalah tersebut adalah : kurang nya air, pupuk kimia, sehingga menyebabkan gagal panen. Gagal panennya pun biasa terjadi 1 tahun sekali atau dua kali. Para petani yang melihat masalah tersebut hanya bisa pasrah melihat problemnya, dan orang disekitarnya hanya bisa saling mendukung satu sama lain dengan kata2 penyemangat. di tambah lagi kami bisa membuktikan masalah yang kita duga yaitu Rendahnya Harga yang ditawar oleh para pengepul kepada petani yang menjual dagangannya. Contohnya kemarin Pak Ru**** petani yang tidak ingin direkam dan disebutkan namanya ini mengatakan bahwa dia menjual Kol nya dan ditawar sangat rendah, pernah mencapai Rp.500 Rupiah per KG. namun, dipasaran kita mengetahui bahwa haarga per kilonya naik lebih dari 400%. Tak sampai disitu, saya menemukan petani wortel juga, yang pernah dia pasrah ditawar harga RP. 500 per KG. Ada petani lainnya yang bernama pak M*** juga sering mendapatkan kondisi dimana dagangannya layu dan expired karena tidak ada yang membeli, sehingga dia mendapatkan untung yang sedikit.

Setelah berbagai macam petani yang saya wawancarai, saya menjelaskan terkait app yang saya buat, dan tak satupun dari mereka menolak tentang gagasan saya untuk membuat aplikasi tersebut demi meningkatkan kesejahteraan mereka. Sekian, maaf saya hanya menjelaskan sebagian yang saya ingat dan saya catat. Karena tidak semua petani mau direkam dan di foto.

2. Remaja yang malas kepasar karena macet, lama, kumuh, tinggal sendirian di kosan (Uji Masalah Kuantitatif)

Untuk Calon Customer saya yang satu ini, saya hanya memancing mereka untuk mengutarakan, beberapa banyak orang yang memang merasakan malas kepasar, kumuh, dll. dalam hal bahwa mereka adalah remaja yang hampir semuanya belum berkeluarga. dan hasilnya sebagai berikut

     

Dari hasil polling yang kita lakukan di Sosmed, 71 orang mengatakan memiliki masalah yang hampir sama dan akan menggunakan solusi yang kita buat.

3. Ibu-ibu yang tidak sempat ke pasar baik itu wanita karir, dosen, dll ( Uji Masalah Kualitatif)

User yang terakhir adalah seorang ibu-ibu atau wanita karir yang sibuk sehingga tidak sempat belanja sayur ketika pagi maupun sore hari. saya melakukan uji masalah kualitatif dengan wawancara secara mendalam. Secara garis besar ibu tersebut mengatakan bahwa dia tidak punya waktu untuk belanja di pasar karena dia sibuk kerja dari jam 07:30-16:00, dan sampai di rumah kadang-kadang pukul 17:00. Uang yang mereka keluarkan untuk belaja harian untuk sayur adalah sekitar 20.000an dan itupun belinya di pagandeng sayur. Harapan ibu tersebut kedepannnya adalah dimudahkannya beliau untuk membeli sayur melalui aplikasi, apalagi dengan harga yang standar. Menurut Beliau dengan hadirnya aplikasi yang akan membantu mendapatkan sayur akan sengat membantu kehidupan ibu rumah tangga baik yang sibuk maupun yang tidak

Senin, 27 Mei 2019

Cara Memperbaiki Search Engine Windows10 Tidak Berfungsi part 1

Mungkin selama ini kita meremehkan fitur search engine atau yang biasa disebut "Cortona" dalam Windows 10. Cortona merupakan fitur search engine atau windows search dari windows 10. Tapi terkadang fitur cortona sendiri kadang masih tidak berfungsi, yang mengharuskan kita menunggu terlalu lama untuk menunggu fitur windows search ini berjalan normal. 

Awalnya saya merasa biasa saja ketika fitur windows search saya error. mungkin kalau saya me-restart sekali atau dua kali, fiturnya akan baik kembali. tapi ternyata oh ternyata setelah dicoba restart berkali-kali  tetap saja fitur windows search tidak berfungsi, nah masalah tersebut baru saja saya alami. pada tanggal 20-28 Mei 2019 dan saya merasa sangat terganggu karena ada fitur yang biasa saya gunakan sudah tidak berfungsi.

Setelah saya mencari solusi masalah dari berbagai website baik itu bahasa Indonesia  maupun Inggris, saya mendapatkan solusi yang sangat-sangat-sangat-sanggat ampuh. Berhubung ini blog untuk saling berbagi ilmu, jadi langsung saja saya berikan tutorial nya

Pertama

Klik kanan pada taskbar windows anda (di bagian bawah) lalu klik task manager




Kedua

Cari di processess file yang bernama "Windows Explorer" lalu klik "Restart"


Setelah mengklik "Restart" fitur cortona akan berfungsi dengan baik dan akan muncul tampilan seperti dibawah


lalu pastikan bahwa cortona berfungsi dengan baik. ketik aplikasi yang ingin dicari, sang penulis ingin mencari aplikasi "mockingbot" dan ternyata berhasil


Sekian tutorial singkat dari sang penulis, silahkan komentar jika cara tersebut berhasil. Jika masih ada keluh kesah atau tidak berhasil silahkan komen di bawah, dan akan ada tutorial part 2. Sekali lagi, mari saling berbagi ilmu dan salam goresan amatir

AKR
28 Mei 2019
Pangkajene dan Kepulauan, Bungoro