GORESAN SEORANG AMATIR

Temukan harmoni dalam dirimu

Semakin tumbuh umurnya seseorang, maka rasa ingin tahunya mulai berkurang.

Mengetahui lebih jauh tentang Entrepreneur Thinking

Cara menjadi entrepreneur adalah dengan menggunakan prinsip "be like monkey"

Perbanyaklah ilmu, kelak itu semua akan menolongmu

Segala disiplin ilmu yang ada di dunia pasti akan bermuara ke kondisi khusus

Jangan mudah putus asa

Bila dirimu lelah, ambil wudhu, lalu sholat lah. kapan lagi berbisik ke bumi tapi didengar oleh langit

Mengenal lebih jauh tentang penulis

Alief Karunia, seorang yang selalu bertanya tentang kebenaran dan keberadaan. apakah eksistensi kita sudah memberi manfaat pada dunia lugu ini?

Senin, 31 Desember 2018

Renungan Malam Tahun Baru

Akhir-akhir ini seketika jadi teringat
Jerih payah yang mengeluarkan keringat
Perihal apa saja yang telah keperbuat
Semoga selama ini memang keputusan tepat

Malam itu di tengah galaknya hujan tanpa henti, di kota Makassar. Sang adik tiba-tiba memasuki ruangan inspirasiku sembari bertanya tentang pelajaran yang harusnya belum dia ketahui. Namanya Naila Riskia, biasa dipanggil Nay, umur 9 tahun dan masih kelas 4 SD. Siapa gerangan yang tak terkejut dengan bocah SD yang tiba-tiba bertanya tentang ilmu Matematika, dimulai dari KPK, al jabar, distribusi eksponensial, hingga logaritma. Karena saya memang lumayan berbakat di bidang itu pas SMA jadi ya saya jelaskan hehe. Segala hal yang saya jelaskan kepadanya berjalan lancar hingga kemudian masuk di aljabar dan menjelaskan materi dengan cukup alot, sesampainya di distribusi eksponensial dan logaritma, akhirnya berakhir dengan kebuntuan entah karena cara mengajar saya atau memang sudah dibatas kemampuan adik saya.

gambar 1.1 salah satu kertas cakaran penjelasan
Cerita pun berlanjut walaupun adik saya tidak memahami penjelasanku, dia tetap menghargai kakaknya yang bersusah payah menjelaskan, yah sampai akhirnya kita ngobrol hingga keluar dari konteks matematika. Tiba-tiba ke sastra, karena baru-baru ini adik saya juara 2 puisi di SD nya. hingga yang terakhir yaitu agama, hal yang paling sensitif dibahas di dunia maya. Namun saya tetap tenang dan menjelaskan secara rinci segala pertanyaannya. Dia memancingku untuk bercerita tentang kisah di pesantren dulu. ya walau saya berbohong sedikit hehe, sebenarnya kisahnya tidak terjadi di pesantren, melainkan sudah ada di buku cerita sufi. Aku juga mau berbagi cerita ini buat kalian yang belum pernah juga mendengarnya. Agar cerita ini kelak akan diketahui oleh banyak orang yang membaca blog ku. Kisah ini dimulai dari seorang ustad dan tiga muridnya. Murid yang pertama bertanya;

Murid 1 : Ustad, dimana itu Allah, apakah dia nyata?
dilanjutkan oleh murid kedua
Murid 2 : Ustad, mengapa Allah menjerumuskan Setan dan Iblis ke neraka yang penuh api,                                  sedangkan mereka juga terbuat dari api, tidakkah itu tidak ada pengaruh terhadapnya?
tanpa pikir panjang murid ke 3 juga meluncurkan pertanyaan
Murid 3 : Kenapa sih, Allah tetap membiarkan kita hidup, padahal dia sendiri sudah tau takdir, dan                      akhir hidup dari seorang manusia

akhirnya sang ustad menjawab, dimulai dari pertanyaan murid pertama. Dengan mengambil sebongkah batu, lalu melemparnya ke arah murid pertama. lalu murid pertama berkata "sakiit"
dijawab dengancepat oleh ustad seraya berkata
Ustad : mana sakitnya?
Murid 1 : ini pak, di dahi
Ustad : bukan, yang kamu tunjuk itu bukan sakit, melainkan dahi.
Murid : iya pak, sakitnya di dahi. tapi saya tdk bisa mendefinisikan sakit itu bagaimana.
Ustad : seperti itulah tuhan, memang benar dia ada, tapi kita belum saatnya ditunjukkan dan melihat secara kasat mata bentuk nya. Wallahu Alam

lalu sang Ustad pun menjawab pertanyaan murid ke-dua dengan mengambil batu lagi dan melemparkannya ke arah murid ke-dua sembari berkata :
Ustad : sakit gak dilempari batu?
Murid 2 : ya sakitlah ustad, siapa juga dilempar batu sekenceng itu gabakal bilang sakit
Ustad : seperti itulah setan, dia terbuat dari api. maka dari itu dia juga kelak akan dibakar oleh api di akhirat nanti, dan tentunya dia pasti akan merasa sakit, sama halnya tadi saya melempar batu

selanjutnya saatnya sang ustad menjawab pertanyaan murid ke 3, dan akhirnya sang ustad mengambil batu lagi. ketika dia hendak melemparkannya, si murid ke 3 ini sudah lari duluan. yah kita bisa simpulkan apa yang terjadi jika kita sudah tau tentang takdir kita nanti. bagaimana manusia tersebut menanggapinya.

Setelah saya menceritakan kisah tersebut ke adik saya, dia addicted dengan kisah pesantren seperti itu, dan akhirnya saya menceritakan lagi tentang, santri dan ayam(akan saya ceritakan di postingan saya yang selanjutnya akan datang). Hingga akhirnya di suatu titik dia bertanya kepada saya " kak, apakah ada dosa yang tidak diampuni Allah?". Di situ hati saya bergetar, selama ini saya punya banyak ilmu agama, tapi tak semuanya saya amalkan dan dakwahkan selama saya hidup. Saya pun menjawab " ada, yaitu syirik. ketika kita menduakan Allah, menganggap bahwa tuhan itu banyak selain Allah. Dosa itulah satu-satunya dosa yang tidak diampuni Allah di hari pembalasan nanti" kita tahu bahwa selama ini ketika hendak sholat kita selalu menundanya karena TV, disitulah kita menduakan Allah. lebih menuhankan TV, gadget, perintah bos daripada perintah Allah SWT. Lebih parahnya, seketika saya teringat mengucapkan hari natal dan menganggap enteng perkara tersebut. Maafkan saya ya Allah.

Tak sampai disitu, adik saya masih bertanya "jadi bagaimana kalau sudah syirik?" ya sudah jelas jawabannya, "kekal dalam neraka". Di neraka kita akan disiksa habis habisan, sehari di neraka tak sama dengan sehari di dunia. Ancaman yang selama ini dianggap enteng tiba-tiba terasa nyata, dan menegur hati kecil saya. Hingga akhirnya saya bersyukur, dikala mana nilai saya tak setinggi nilai teman saya di kampus, dikalahkan oleh banyak junior, bahkan mungkin ada yang dibawah standar. Saya tak peduli akhirnya dengan angka itu, karena saya menjunjung tinggi kejujuran di hidup saya. saya tak ingin ditusuk di api neraka di hari hisab nanti. Dan saya bersyukur dapat nilai yang pas-pasan karena memang hasil dari kerja keras sendiri.

Entah memang momennya yang pas dekat dengan tahun baru, dan saya juga melihat air mata yang jatuh dari adik saya, yang sangat takut dengan siksaan neraka yang memang dijanjikan oleh Allah abgi yang melanggar. Seketika teringat masa kecilku yang berjanji akan selalu berbuat baik, karena tidak mau masuk neraka nanti. Terima kasih Tuhan, teman, dan keluarga yang selalu mengingatkan saya. Apabila saya menyimpang tolong ingatkan lah saya.

Sekian renungan malam tahun baru saya, tak lebih asyik dari malam tahun barumu. Salam goresan amatir :)







Minggu, 09 September 2018

Review Indomie rasa salted egg

Untuk sekelas indofood pastinya akan terus memantau selera rasa yang dinikmati masyarakat se nusantara. Akhir akhir ini sudah tak bisa dipungkiri lagi bahwa  rasa salted egg atau telur asin ini menjadi primadona selera lidah Indonesia.  Kita melihat fakta bahwa KF* mengeluarkan produk terbarunya dengan rasa salted egg yang mendapat respon positif dari pasar karena rasanya yang unik dan memuaskan.  Tak cuman disitu,  saya pernah memakan kepiting saus telur asin rasanya pun tak kalah sama ayam goreng salted egg milik kf* itu. Kali ini indofood me release indomie rasa salted egg yang tentunya menarik minat pasar dan semakin membuat penasaran bagi para barisan pecinta indomie.  Indomie pun tak pernah mengecewakan harapan para konsumennya soal rasa,  sekali lagi,  soal rasa lidah tak bisa bohong.  Mulai dari mie goreng,  karie ayam, kaldu,  coto makassar,  rendang,  dan yang lainnya semua bisa dinikmati dengan tenang di dapur maupun di kos para mahasiswa. 



Langsung ke point, mungkin saya berekspektasi terlalu tinggi  soal rasa baru indomie, karena mulai dari kemasan yang dilabeli premium collection dan harga yang cukup kejam untuk merogoh saku yang mulai kering ini,  saya berharap akan ada new taste dibandingkan produk lain yg memiliki rasa yang sama.  Mungkin jga krn banyak nya penggiat media sosial yang pamer dengan membeli produk tersebut dan mempostingnya, yang membuat saya terpicu untuk membelinya tatkala saya sudah berada di supermarket.  Ketika baru membuka kemasan, kita akan dibuat terkejut,  krn kali ini bumbunya hanya ada 3, yaitu bubuk rasa telur asin,  kecap yang sudah dipadukan minyak,  dan tentunya cabe yang digemari banyak laki laki hehe dan juga perempuan. Juga baunya yg menyengat yang membuat kita berharap bahwa rasanya akan mengalahkan ayam kf* itu.  Mungkin krn asumsi saya atau produk lain dengan rasa yg sama lebih nikmat drpd indomie ini,  hal yg kurasakan sejauh ini ialah biasa aja.  Ketika mulai mengaduk bumbunya yang kasar,  ya karena ini rasa saltedd egg, bumbunya sulit untuk dibuat merata untuk mengenai seluruh mie yang bentuknya beda dari biasanya.  Juga kecap tersebut malah mengurangi rasa khas dari telur asin yang aromanya memikat selera makan. Secara kesuluruhan sih biasa aja,  bagi pecinta indomie seperti saya.  Bahkan saya lebih prefer ke rasa rendang saja ketimbang rasa yg satu ini.  Kalau soal harga worth it apa gak,  ya lumayan lah hampir mendekati worth it. Mengapa begitu,  ya karena banyaknya mie dalam kemasan tak jauh beda dengan indomie yang harganya 2000an itu.  Mungkin hanya itu review yang bisa saya berikan.  Kalau dari skala kuantitatif sih 6.5/10

Sekian :D

Kamis, 23 Agustus 2018

Sandeq Race 2018

Sudah lama kita tak berjumpa. jangan lupa untuk rindu akan mengunjungi website ini karena sang penulis tidak akan kehabisan ide untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para pembacanya. Kali ini, sang penulis ingin memberitahu tanpa maksud menggurui, tentang budaya dari salah satu 4 suku terbesar di sulawesi. FYI, 4 suku besar yang mewarnai peradaban sulawesi selatan ialah; Makassar, Bugis, Toraja, dan tentunya Mandar yang akan kita bahas. Lagi-lagi,  tak  hentinya Indonesia memamerkan salah satu tradisi nya yang mungkin terkenal di dunia luar, tapi sayangnya kurang diketahui oleh masyarakat khususnya Sulawesi Selatan sendiri.


  12 Agustus 2018 merupakan hari terbesar yang ada di Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Tradisi turun temurun yang selalu jadi ajang tontonan sekaligus ajang memamerkan kapal tradisional yang mampu mengililingi bumi yang bulat ini, tanpa bantuan mesin dan hanya dengan menggunakan kekuatan angin saja. Tentunya dengan kelebihan tersebut banyak juga orang asing yang tertarik dan mempelajari rancangan dari kapal tradisional khas mandar tersebut. Sandeq sendiri merupakan bahasa mandar yang berarti "lancip" yang memang dimana kita melihat ujung kapal tersebut sengaja di desain lancip agar membuat kapal tersebut cepat dan lincah. Tidak hanya itu, hal yang membuat kapal sandeq sangat dibanggakan oleh orang Mandar ialah karena kelebihannya yang dikarenakan kelincahannya, kapal ini mampu melawan arah angin dengan teknik berlayar zigzag. Dulunya kapal ini lebih sering digunakan untuk mengantar barang dari jejeran pulau yang berada di perairan Indonesia ini, jangan lupa bahwa nenek moyang kita ialah pelaut handal. Orang yang sangat mahir menentukan arah mata angin hanya dengan melihat bintang saja, andai ilmu itu diwariskan ke kita, mungkin sangat berguna ya. So, kita sebagai warga Indonesia harusnya bangga karena memiliki kapal secanggih ini dari jaman ketika teknologi mesin belum ditemukan, bahkan konon kapal sandeq sendiri pernah diteliti orang asing loh, lalu dikembangkan di negara jerman, tapi saya masih belum bisa menemukan bukti yang valid akan informasi itu, karena saya mendengarnya langsung dari teman mandar saya sendiri.


     Percikan air laut yang ditimbulkan oleh para pelaut, juga anak-anak yang berenang ikut memeriahkan acara itu. Tertampak banyak pria berusia 30 tahun ke atas menikmati acara yang sering diadakan ketika menjelang kemerdekaan Indonesia ini, juga tak lupa bapak Bupati memberikan sambutan hangat dan meriah agar acara ini bisa berjalan formal sesuai prosedur yang ada. mari kita kenal lebih banyak budaya Indonesia dan bangga akan hal itu, jangan sampai budaya kita dicuri lagi oleh negeri tetangga. Sudah cukup banyak budaya, pulau, teritorial kita yang diakuisisi oleh orang lain, sudah saatnya kita menunjukkan rasa kepemilikan kita terhadap negara sendiri

Akhir kata:

Siapa kita?  indONEsia





salam goresan amatir
red : AKR

Senin, 06 Agustus 2018

TERUNGKAP!!! Strategi Marketing yang Membuat Anda Merasa Tertipu Selama Ini

Welcome back to my blog. Berhubung kondisi sang penulis saat ini lagi semangat semangatnya, mari kita bahas soal strategi marketing yang sudah ada di sekitar kita, walaupun selama ini kita tidak menyadarinya, tapi setelah membaca tulisan ini kalian akan tersenyam senyum sendiri karena selama ini kita telah ditipu muslihat secara tidak sadar oleh para penjual yang pintar itu. maari kita belajar dari apa yang kita lihat, dan jangan lupa ambil positifnya ya :)

yah langsung saja kita bahas strategi nya:

1. The Power of Advertisement

     Mungkin ini sudah tidak asing lagi karena dengan adanya iklan, bukan hanya iklan, melainkan iklan yang terus menerus dan berulang-ulang secara tidak sadar akan membuat pikiran kita akan membeli produknya, walaupun hanya mencoba nya sekali. Contohnya dengan adanya iklan dari ice cream *ampina, kita selalu diperlihatkan akan produk baru tersebut, dan obviously karena target utama produk tersebut ialah anak kecil, and yes! they prove it, the power of advertisement membuat mereka berhasil memengaruhi anak kecil. karena menurut psikologi, anak yang masih kecil cenderung mudah untuk dipengaruhi oleh hal yang baru. dan masih ada lagi satu fakta yang mengejutkan loh. dalam kasus barang mahal seperti penjualan mobil, mereka menggunakan teknologi canggih berupa CGI, yah dengan teknologi itu, perusahaan besar tak perlu mengeluarkan biaya lebih dalam membuat iklannya dan tidak perlu membuat mobil aslinya untuk shooting di lapangan terbuka, jadi yang sebenarnya terjadi hanyalah model mobil yang ukuran nya lebih kecil dari aslinya, dan menjalani shooting dan akan diedit untuk dibuat lebih menarik dari mobil aslinya.

2. Duopoli

     Well, hal ini juga sangat lah tidak asing di sekitar kita, saya mulai menyadari strategi licik ini ketika saya masih semester 2 di bangku kuliah. pada mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi saya memahami jenis-jenis pasar, dan salah satunya ialah pasar duopoli, awalnya saya tidak terlalu me notice hal tersebut, hingga akhirnya setelah saya membaca buku strategi bisnis china, saya sangat merasakan efek pasar duopoli tersebut, siapa sangka persaingan kuat antar satu pasar dan pasar lainnya dibalik tersebut ada skenario. haha, disini saya ingin menjelaskan berdasarkan pengetahuan saya dari apa yang saya lihat dan apa yang saya baca, mari kita bongkar strategi ini.

Pernahkah kalian melihat dua toko satu sama lain, yang saling bersaingan dan persaingan yang sangat ketat, di satu sisi ada produk yang lebih mahal dari toko saingannya tetapi ada juga barang yang cenderung lebih mahal daripada toko pesaingnya, dan yang lebih lagi kalau ditotalkan secara umum hal tersebut balance, ya tidak sepenuhnya seimbang sih tapi ada banyak barang yang lebih mahal dan murah. kalau menurut kisah china tentang dua toko besar yang menjual perabot rumah seperti karpet, lemari, dan lainnya dua toko tersebut terlihat bersaing dan kelihatan menjatuhkan satu sama lain. Hingga pada akhirnya CEO  atau pemilik toko tersebut meninggal dan ditemukan album fotonya (jaman dulu belum ada facebook) terdapat dua CEO dari toko tersebut terlihat akrab satu sama lain di album fotonya. Jadi, yang terjadi dibelakang ialah mereka saling menentukan harga pada barangnya, bukannya su'udzon tapi kita bisa mengambil pelajaran dari cara ini. CONTOHNYA saja di Indonesia kita melihat pasar seperti yamaho dan suzuka, juga Betamart dan Indiamart. Siapa tahu mereka juga menjalankan strategi yang sama hehe


3. Metode perbandingan harga

Banyak yang masih kurang menyadari hipnotis biadab ini, strategi yang cukup biadab bagi orang orang yang hidupnya sangat cukup ketika mendatangi resto bintang lima yang harganya yah seharga nasi kuning 20 kali lipat hehe. Memang sih harganya cenderung sangat naik dikarenakan pajak dari resto yang cukup tinggi, belum lagi pelayanannya yang memang harus memuaskan pelanggan sehingga tertinggal kesan yang baik dan membuat ingin kembali lagi ketika beranjak dari restoran tersebut, belum lagi view dari desain interior dan outerior (gua gak tau namanya apa kalau luar) yang dibilang memakan biaya yang banyak juga dan tentunya membuat pelanggan betah berlama lama ditetmpat itu.  Tapi yang kita bahas disini bukan itunya, mungkin kalian agak kaget sedikit bahwa menu yang disuguhkan lah awal dari hipnotis tersebut bermula. Ya, bagi restoran yang memiliki reputasi yang sangat tinggi dan terkenal tentunya akan menyiapkan menu, dengan halaman awal yang harganya sangat tinggi, lalu disusul di belakangnya dengan harga yang lebih rendah tapi tidak terlalu turun signifikan. Memang setelah kita membuka halaman selanjutnya kita terlihat lega karena lebih murah, namun disitulah kita terhipnotis bahwa apa yang kita pesan tetap saja mahal, tapi terlihat murah setelah halaman utama yang kita lihat memiliki harga yang sangat sangat mahal.


4. Kualitas yang hampir sama dengan Harga yang lebih murah

kalau tadi kita membahas soal metode hipnotis, kalau ini sih mungkin sudah banyak yang mengetahuinya, yaitu kualitas yang memang sama, tapi sebetulnya tidak sama jika dilihat dari satu sisi saja. contohnya kita bisa lihat produk laptop. Tentunya laptop dengan merk *sus dan *ell memiliki selisih yang cukup besar dalam harga. menurut pengamatan saya di sekitar orang orang cenderung memilih harga yang lebih murah, mereka memilih *sus ketimbang *ell, and you know what, belum 4 bulan genap laptop yang lebih murah sudah mulai hang dan lambat. disini bukannya saya mau melebih lebihkan produk tapi saya ingin membahas poin penting dari hal ini. Di satu sisi orang yang memilih laptop murah bisa merasakan spesifikasi yang lumayan tinggi untuk mejalankan aktivitasnya, tetapi hal tersebut tak cukup lama karena memang dia hanya melihat dari satu spesifikasi saja, tetntunya *ell unggul juga di satu sisi walaupun kalau dari sisi harga, dia dapat membuktikan bahwa produk miliknya akan lebih awet daripada produk lainnya, DAN anda bisa memodifikasi komputernya sesuai keinginan anda. orang awam biasanya hanya melihat dari kapasitas internal harddisk, RAM, Intel, VGA. sebenarnya gak salah itu tergantung orang yang ingin membelinya sebanyak apa dan selama apa orang tersebut ingin memakai produk tersebut. jadilah pembeli yang cerdas.

yah sebenarnya masih banyak yang ingin saya sampaikan strategi penjualan kepada kalian, mungkin akan ada part 2 nya, jika blog ini te,bus 100 pembaca akan saya lanjutkan part 2 nya secepat mungkin .....
.
.
.
.
.
.

.
.
(bercanda hehe)
masih ada juga strategi china yang turun temurun tapi saya masih belum boleh membahasnya karena janji saya dengan teman china saya, tapi masih ada lagi strategi china yang mau saya bahas, tapi mungkin agak sulit untuk dituangkan dalam bentuk tulisan jadi bersabar yah dan jangan lupa untuk terus memantau blog ini, kepp support each other, Fighting!!!

Salam goresan amatir

Senin, 02 April 2018

HENING

HENING

Sunyi adalah minuman keras
-Sapardi Djoko Damono.

Sunyi adalah dunia para sufi. Di sanalah  ia bisa memabukkan. Barangkali jiwa begitu merasuk ke dalamnya hingga kabur batas antara “aku” dan “bukan-aku”,  sadar dan tak sadar.  Setidaknya dalam sajak Sapardi Djoko Damono, “Pada Suatu Malam”,  efek sunyi bisa dibandingkan dengan alkohol yang tak terlihat tapi dialami dengan nikmat hingga bisa menghilangkan kewaspadaan.

Saya kira itu  sebabnya  kini sunyi disingkirkan. Ia dijauhi  mereka yang ingin agar hidup sepenuhnya dibangun oleh kata yang tegas, diarahkan logos,  dengan kesadaran penuh,  hingga dapat dirumuskan sebagai wacana,  disusun rapi dan diperkuat mufakat.

Dengan kata lain, sunyi bukan bagian dunia yang diidamkan mereka yang menentukan masa kini:  para perancang bisnis,  pengatur kampanye politik, ahli hukum negara dan pengkhotbah, para eksekutif pemasaran, dan  pembikin mesin-mesin.

Sunyi: dunia para sufi.

Para sufi sering merayakan kesunyian dan memakai kata “mabuk” sebagai kiasan.  Satu bait  puisi Jalaluddin Rumi, sang sufi yang berabad-abad mempesona dunia:

Aku kosongkan cawan ini,
Sampai kering, dan tak ada sisa lagi
Kecuali mabuk dan ekstasi

Kita tahu, “mabuk,” dalam puisi mistik, berarti rasa cinta dan gandrung kepada Yang Maha Pengasih. Hubungan antara sang sufi dan Tuhannya bukanlah hubungan yang datar. Intensitasnya menggeser kesadaran sebagai pusat pengalaman.

Memang ada yang terasa tak cocok antara “mabuk” dan “sunyi”.  Tapi keduanya punya pertalian:  “mabuk” dan “sunyi” menunjukkan jauhnya sang sufi, sang pencinta Tuhan, dari “orang ramai”.  Mabuk biasanya ditolak tatanan sosial, dan sunyi jauh dari tatanan itu.

Dalam tatanan itu,  orang ramai tiap hari menyebut Tuhan sebagai hafalan. Sikap takzim mereka hanya meniru, kata-kata mereka hanya celoteh yang artinya ditetapkan di luar diri mereka dan jarang mereka hayati.  Mereka  sibuk dengan yang rutin dan repot dengan ketertiban.

Mereka, orang ramai, hidup dirantai bahasa yang telah kehilangan sisinya yang tak diungkapkan.  Makna kata terbatas kepada yang harfiah, yang memudahkan konsensus, bukan makna yang mengguncang batin yang sering tak terduga.

Walhasil, dunia verbal orang ramai cuma brisik.  Makin lama makin dilupakan: bahasa bukan hanya terdiri atas  suara dan bunyi, tapi juga kebisuan.  Tiap kalimat yang kita ucapkan  dan yang diucapkan orang lain mengandung sesuatu yang tak  terucapkan. Dan yang membisu, yang non-verbal itu, sesungguhnya lebih dalam ketimbang sisi yang diutarakan.  Ada makna yang tak bisa disederhanakan dengan kalimat pendek atau panjang.

Dalam keadaan itu, komunikasi selalu dicegat salah paham dan salah tafsir.  Bahwa pada umumnya saling pengertian bisa tetap terjadi, itu karena pada manusia ada satu dosis kepercayaan kepada liyan. Dengan kepercayaan itu, sikap tak percaya, saling curiga, dapat teratasi, berkali-kali.

Komunikasi memang tak lengkap,  tapi pada umumnya kita hidup dengan sejenis rasa hormat kepada sisi yang diam, dengan kesabaran kepada sunyi.

Tapi tak selalu. Kini kita hidup di masa ketika sunyi, juga kesabaran kepadanya, telah aus.  Latar belakang sosial  berubah. Kota-kota tumbuh. Pelbagai kelas masyarakat saling mendesak atau berunding; wilayah kian padat, tapi tak selamanya terbentuk pertalian husnuzon.  Bersangka baik kepada liyan lebih sulit, karena sebuah kota — setidaknya di Indonesia sejak tahun 1950-an — adalah lalu lintas para pendatang dengan sejarah yang berbeda, bahkan mungkin berlawanan arah.

Dalam keadaan itu, orang mencoba tegak, dan tak jarang bersikap defensif.  Ia tak ingin hanyut, apalagi tenggelam. Ia butuh pelampung, dengan asumsi bisa awet. Orang ramai  perlu merasa aman dengan mudah.

Dalam mencari rasa aman itu, dalam sikap defensif itu, waswas amat gampang berjangkit.  Cemburu dan kecemasan mudah datang.  Saya kira itu sebabnya orang kini takut kepada sunyi. Hening digantikan bising.

Keadaan jiwa itu muncul dalam pelbagai gejala — dan tiap hari.

Di kota-kota Indonesia, jalanan adalah teriakan knalpot . Orang bukan saja cemas tabrakan, tapi juga takut diabaikan. Tiap maghrib udara dikuasai 1000 loudspeaker,  sebagai pengingat saat bersembahyang, yang sebenarnya — seperti di Mekah atau Kuala Lumpur —  cukup diseru satu dua pengeras suara yang berkumandang.   Di sekitar kita, ada  sikap waswas: jangan-jangan seruan agama kalah bersaing dengan iklan Indomie.Di luar tempat ibadah, gejala itu sama: di bar dan rumah makan,  kita akan dikepung musik yang memekik,  bunyi yang takut tak didengarkan.

Maka ada seseorang dari sebuah kota besar  Jawa yang pada suatu malam menginap  di satu sudut Australia.  Ia tak bisa tidur.  Jika dulu orang tak bisa tidur karena gaduh, tamu itu  terganggu suasana tanpa bunyi

Dan sunyi pun disingkirkan, hening ditiadakan; kota adalah paranoia menghadapi apa yang tak diungkapkan.

RED : Goenawan Mohamad

Kamis, 15 Maret 2018

RESOLUSI 2018 ??!!!

Banyak orang yang berkata resolusi di 2018 ini saya harus konsisten dalam ibadah
banyak orang berkomitmen pokoknya di 2018 saya harus rajin bekerja
banyak orang berencana bahwa di 2018 ini saya akan rajin kuliah
banyak orang yang berjanji, pokoknya di 2018 ini saya akan berbakti kepada sekitar

tapi apakah semua itu berjalan sesuai rencana?
hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan bahwa perencanaan seperti di atas, yang terjadi hanyalah gagalnya rencana atau ambisi yang kita ingin lakukan. yang ada malah kita hanya melakukan itu sekitar satu atau dua hari. apakah itu yang disebut resolusi 2018?
Bukan!! itu adalah resolusi bulan januari, atau mungkin resolusi hari senin.

perencanaan tanpa persiapan matang bisa menjadi penyebab tidak terjadinya resolusi tersebut. manusia kebanyakan berfikir untuk melakukan sesuatu, alhasil waktu mereka terbuang karena hal yang tidak jadi, bahkan tidak perlu.

Sebenarnya tidak ada yang namanya resolusi, itu namanya hanya hayalan atau mimpi. karena jika kalian ingin melakukan sesuatu, mendapatkan sesuatu, harusnya kalian melakukan itu semua dari kemarin, bukan akan dilakukan besok, baru besoknya lagi. Do something, jangan terlalu banyak berpikir, malah ujung ujungnya tidak jadi melakukan.

pernahkah kalian merasa, bahwa apa yang direncanakan dan langsung dilaksanakan malah terjadi, walaupun tanpa pikir panjang. misalnya seperti kita mengajak futsal, dan orang lain pun meng-iya kan, dan mereka bersama sama langsung menuju lapangan sepak bola. Sebenarnya apa yang dibutuhkan hanyalah action, jangan terlalu banyak berpikir, sebaliknya, ketika kalian merencanakan buka puasa bersama, atau trip ke suatu pulau atau ke puncak untuk bulan atau minggu depan, yang terjadi hanyalah ketika hari pelaksaannya tiba, banyak yang tiba-tiba berhalangan untuk ikut, lebih parahnya acara tersebut ditunda, atau dibatalkan. Sungguh meruginya waktu yang telah kita lakukan. 
Almarhum Bob Sadino pun berkata demikian, karena orang goblok itu lebih sukses, karena gak usah mikir, apa yang diinginkan langsung terjadi, soal masalah kesalahan itu gak usah dipikirin. soal nya kita udah dikasih akal buat merbaikin kesalahan, dan apa yang kita cari itu sejatinya sebuah kesalahan agar kita menggunakan akal kita untuk memperbaikinya ke depan. jangan takut salah itu urusan belakang.

Sebagai penulis amatir di blog ini, saya menyarankan para pembaca agar tidak menunda apa yang ingin dilakukan, laksanakan lah sesegera mungkin, benar atau salah, bagus atau enggak, itu urusan belakangan. kita dikasih otak buat mengoreksi kesalahan yang kita buat, kalau kita dikasih dengkul ya buat dipake nendang bola lah hehe. sekian tulisan dari saya, apabila ada kesalahan mohon koreksinya. saya mengharapkan saran dan kritik dari pembaca. 

Salam goresan amatir di dumay




Tetap Berusaha

Setiap kali fajar menyingsing
Seekor singa terbangun dari tidurnya
Ia tahu hari ini ia harus mampu mengejar rusa yang paling lambat
Jika tidak, ia akan mati kelaparan

Setiap kali fajar menyingsiing
Seekor rusa terjaga
Ia tahu hari ini ia harus lari lebih cepat 
Dari seekor singa yang tercepat 
Jika tidak ia akan terbunuh.

Tak masalah apakah kau seekor rusa
Atau seekor singa
Karena setiap kali fajar menyingsing
Sebaiknya engkau mulai berlari

- Puisi Tradisional Rimba Africa